Sya`ir Rabiah al-adawiyah

17 Jul 2010.
``Aku membawa obor dan seember air, untuk membakar surga dan memadamkan neraka karena aku ingin manusia beribadah dan beramal bukan karena ingin mendapat surga-Mu dan menjauhkan neraka-Mu, tapi semata-mata karena Engkau.

``Aku mengabdi kepada Tuhan bukan karena takut kepada neraka dan bukan pula ingin masuk surga, tetapi mengabdi karena cintaku pada-Nya. Tuhanku, jika kupuja Engkau karena takut pada neraka, bakarlah aku didalamnya, dan jika kupuja Engkau karena mengharapkan surga, jauhkan aku daripadanya, tetapi jika kupuja Engkau s...emata-mata karena Engkau, maka janganlah sembunyikan kecantikan-Mu yang kekal itu dariku”.

``Aku mencintaimu dengan dua cinta; cinta karena diriku dan cinta karena diriMu, cinta karena diriku adalah keadaanku yang selalu mengungkapkan tabir, sehingga Engkau kulihat. Baik untuk ini maupun untuk itu, pujianku bukanlah bagiku, bagi-Mu lah semua pujian itu. Buah hatiku, hanya Engkaulah yang kukasihi, beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehariban-Mu. Engkau harapanku, kebahagiaanku, dan kesenanganku, hatiku enggan mencintai selain Engkau”.

``Wahai Tuhanku!, tenggelamkanlah aku dalam mencintai-Mu,sehingga tidak membimbangkan aku dari pada-Mu. Ya Tuhan, bintang di Langit telah gemerlapan, mata telah bertiduran, pintu- pintu istana telah dikunci dan tiap pencinta telah menyendiri dengan yang dicintainya, dan inilah aku berada di hadirat-Mu. Tuhanku, malam telah berlalu dan siang segera datang, aku gelisah apakah amalanku Engkau terima hingga aku merasa bahagia, apakah engkau tolak sehingga aku merasa sedih. Demi Kemahakuasaan-Mu, inilah yang aku lakukan sehingga engkau beri hayat (hidup). Sekiranya engkau usir aku dari hadapan-Mu aku tidak akan pergi, karena cinta pada-Mu telah memenuhi hatiku”.

``Buah hatiku, hanya Engkaulah yang aku kasihi. Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadirat-Mu. Engkau harapanku, kabahagian dan kesenanganku. Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau.

``Tuhanku, jika kupuji engkau karena takut neraka-Mu, bakarlah aku di dalamnya. Dan jika ku puji engkau karena mengharap surga-Mu jauhkanlah aku dari padanya. Tetapi bila ku puji Engkau karena semata- mata karena Engkau, maka jangan lah sembunyikan kecantikan-Mu yang kekal itu dari ku”.

3 Comentários:

Arief Rachman Heriansyah mengatakan...

Menyentuh sekali kisahnya,,

salam kenal ya!

Edelweis mengatakan...

Wuuihh...kalau yang ini aku belum pernah baca sebelumnya.
Print'akn fnk...haha,

Anonim mengatakan...

mashallah tabarakallah,,,

i lovyu Allah ...
i lovyu too rabiah...
wish i can be one of ur nait Allah to follow her..
and be like her to way miracle lov of servant to You..
ts Ur lov to rabiah like an sample to all of us can lov Yu to get Ur ridha..

Poskan Komentar

 
My Story © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |